penngbc – FC Bayern München berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk bermain imbang 2-2 melawan Bayer Leverkusen dalam laga panas Bundesliga, Sabtu (20 Januari 2024). Dua pahlawan kemenangan, Harry Kane dan Leroy Sané, menjadi penyelamat tim berjuluk Die Roten di depan 75.000 penonton yang memadati Allianz Arena.
Leverkusen Sempat Menguasai Babak Pertama
Tim tamu, yang masih memuncaki klasemen, membuka keunggulan cepat lewat Florian Wirtz (menit 12′) dan Victor Boniface (menit 28′). Bayern terlihat kewalahan menghadapi tekanan tinggi Leverkusen, sementara Sané dan Kane kesulitan mendapatkan ruang. “Kami tidak boleh kalah mental meskipun tertinggal. Ini ujian karakter,” kata Thomas Müller usai babak pertama.
Kane dan Sané Hidupkan Harapan
Perubahan taktik Thomas Tuchel di babak kedua membuahkan hasil. Leroy Sané mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti pada menit ke-61, sebelum Harry Kane menyamakan kedudukan lewat sundulan kepala memanfaatkan umpan silang Alphonso Davies (menit 78′). “Ini bukti kami tak pernah menyerah. Sané luar biasa hari ini,” puji Kane kepada Radio Neandertal.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Bayern di babak kedua dengan 68% penguasaan bola dan 7 tembakan tepat sasaran. Leverkusen, yang sebelumnya tak terkalahkan dalam 15 laga beruntun, harus puas dengan satu poin.
Reaksi Pelatih
Xabi Alonso, pelatih Leverkusen, mengakui kehabisan energi di akhir laga: “Bayern adalah tim kelas dunia. Tapi kami tetap di puncak klasemen.” Sementara Thomas Tuchel menyoroti mentalitas timnya: “Ini poin penting untuk kepercayaan diri. Kane dan Sané adalah mesin gol kami.”
Suporter Bayern: “Ini Awal Kebangkitan!”
Para ultras Bayern, Südkurve, menyambut hasil ini dengan sorak-sorai. “Imbang melawan tim terbaik liga adalah pertanda baik. Kami masih punya peluang juara!” ujar Stefan, salah satu suporter yang diwawancarai Radio Neandertal.
Dengan hasil ini, Leverkusen tetap memimpin klasemen dengan 45 poin, sementara Bayern di peringkat kedua (42 poin). Duel sengit kedua tim akan berlanjut pada 10 Februari di Piala DFB.