Kemenangan Dramatis Athletic Club atas AS Roma: Kartu Merah Mancini dan Duo Williams Jadi Penentu

penngbc – Athletic Club berhasil membalikkan agregat dan mengeliminasi AS Roma dari Liga Europa setelah menang dramatis 3-1 (agregat 4-3) dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar di Stadion San Mamés, Kamis (14/3/2024). Meski kalah 2-1 di leg pertama di Roma, tim asuhan pelatih Ernesto Valverde ini tampil perkasa di kandang sendiri dengan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah AS Roma kehilangan bek Gianluca Mancini akibat kartu merah.

Jalannya Pertandingan

Pada menit ke-15, Nico Williams membuka keunggulan Athletic Club lewat tembakan sudut yang disambar sempurna ke gawang Roma. Namun, AS Roma merespons cepat pada menit ke-42 melalui aksi individu Stephan El Shaarawy yang menaklukkan kiper Unai Simón. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Di menit ke-64, situasi berubah drastis ketika Gianluca Mancini menerima kartu kuning kedua karena pelanggaran keras pada Nico Williams. Dengan 10 pemain, Roma kesulitan menahan serangan Athletic. Gorka Guruzeta akhirnya mencetak gol kedua di menit ke-79 setelah memanfaatkan umpan silang dari adiknya, Iñaki Williams, membuat agregat menjadi 3-3.

Pertandingan masuk ke perpanjangan waktu. Di menit ke-105, Álex Berenguer menjadi pahlawan dengan menyelesaikan serangan balik cepat, menggetarkan jala Rui Patrício sekaligus mengunci kemenangan agregat 4-3 untuk Athletic Club.

Reaksi Pelatih

Pelatih Athletic Club, Ernesto Valverde, memuji mental timnya: “Kami tak pernah menyerah meski sempat tertinggal. Bermain dengan 10 lawan memberi kami ruang, dan pemain tampil luar biasa di extra time.”

Sementara pelatih AS Roma, Daniele De Rossi, mengkritik keputusan wasit: “Kartu merah untuk Mancini terlalu keras. Ini mengubah segalanya. Tapi saya bangga dengan perlawanan tim dalam kondisi sulit.”

Dampak Hasil Ini

  • AS Roma gagal melanjutkan tren positif di Eropa setelah sebelumnya mencapai final Conference League (2022) dan Liga Europa (2023).
  • Athletic Club melangkah ke perempat final Liga Europa untuk pertama kali sejak musim 2011-2012.
  • Nico Williams dan Iñaki Williams menjadi sorotan berkat chemistry luar biasa sebagai duo bersaudara.

Statistik Kunci

Kategori Athletic Club AS Roma
Penguasaan Bola 58% 42%
Tendangan ke Gawang 14 6
Pelanggaran 9 18
Kartu Merah 0 1

Athletic Club kini menanti undian perempat final yang digelar Jumat (15/3/2024), sementara AS Roma harus fokus pada perburuan posisi 5 besar Serie A untuk tiket Liga Europa musim depan.

Dybala dan Saelemaekers Bawa AS Roma Unggul 2-0 atas Parma di Babak Pertama

penngbc – AS Roma berhasil unggul 2-0 atas Parma di babak pertama dalam laga lanjutan Serie A 2024-2025 yang berlangsung di Stadio Olimpico, Minggu (22/12/2024) sore.

Gol pertama Roma dicetak oleh Paulo Dybala pada menit ke-8 melalui titik penalti. Dybala dengan tenang menempatkan bola ke pojok kanan gawang Parma, setelah wasit memberikan hadiah penalti akibat pelanggaran di dalam kotak terlarang.

Gol kedua Roma dicetak oleh Alexis Saelemaekers pada menit ke-13, yang memanfaatkan umpan matang dari Lorenzo Pellegrini. Saelemaekers berhasil melewati kiper Parma, Zion Suzuki, dan menempatkan bola ke dalam gawang kosong12.

Roma tampil dominan sejak awal pertandingan, dengan penguasaan bola mencapai 65% dan melepaskan 10 tembakan ke arah gawang, 4 di antaranya tepat sasaran6. Sementara itu, Parma hanya mampu melepaskan 3 tembakan, namun belum ada yang mengarah ke gawang.

dybala-dan-saelemaekers-bawa-as-roma-unggul-2-0-atas-parma-di-babak-pertama

Kemenangan ini sangat penting bagi Roma, yang sebelumnya mengalami kekalahan 0-2 dari Como di laga sebelumnya. Dengan tambahan tiga poin ini, Roma berharap bisa kembali ke jalur kemenangan dan memperbaiki posisi mereka di klasemen Serie A.

Berikut adalah rincian gol-gol yang tercipta di babak pertama:

  1. Menit ke-8: Paulo Dybala mencetak gol melalui titik penalti.
  2. Menit ke-13: Alexis Saelemaekers menggandakan keunggulan Roma setelah memanfaatkan umpan matang dari Lorenzo Pellegrini.

Roma akan berusaha mempertahankan keunggulan mereka di babak kedua dan berharap bisa menambah gol untuk memastikan kemenangan telak atas Parma.

AS Roma Berambisi Raih Tiga Kemenangan Beruntun Setelah 8 Bulan

penngbc – Klub sepak bola Italia, AS Roma, sedang mengincar tiga kemenangan berturut-turut untuk pertama kalinya dalam delapan bulan terakhir. Pencapaian ini akan menjadi tonggak penting bagi tim yang berbasis di ibu kota Italia tersebut.

AS Roma, yang didirikan pada 7 Juni 1927, telah lama menjadi salah satu klub terkemuka di Italia. Klub ini telah memenangkan Serie A tiga kali, yaitu pada musim 1941-42, 1982-83, dan 2000-01. Selain itu, Roma juga telah meraih sembilan gelar Coppa Italia dan dua gelar Supercoppa Italiana.

Dalam beberapa bulan terakhir, performa Roma mengalami pasang surut. Namun, dengan kemenangan beruntun yang sedang mereka kejar, tim asuhan Claudio Ranieri ini berharap dapat kembali ke jalur kemenangan dan meningkatkan posisi mereka di klasemen Serie A. Saat ini, Roma berada di posisi keenam di klasemen Serie A musim 2023-24.

as-roma-berambisi-raih-tiga-kemenangan-beruntun-setelah-8-bulan

Kemenangan berturut-turut ini juga diharapkan dapat memberikan dorongan moral bagi para pemain dan staf pelatih. Kemenangan ini akan menjadi bukti bahwa Roma masih mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Italia dan Eropa. Selain itu, kemenangan ini juga dapat menjadi momentum kebangkitan bagi klub yang bermarkas di Stadio Olimpico tersebut.

Ranieri, yang saat ini menjabat sebagai pelatih kepala, telah menunjukkan kemampuan kepemimpinannya dengan membawa Roma meraih beberapa kemenangan penting. Dengan dukungan penuh dari pemilik klub, The Friedkin Group, dan presiden klub, Dan Friedkin, Ranieri optimis bahwa timnya dapat mencapai target tersebut.

Jika Roma berhasil meraih tiga kemenangan berturut-turut, ini akan menjadi pencapaian yang signifikan bagi klub dan para penggemarnya. Kemenangan ini tidak hanya akan meningkatkan posisi Roma di klasemen, tetapi juga akan memberikan kepercayaan diri yang besar bagi tim dalam menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Dengan semangat dan tekad yang tinggi, AS Roma siap untuk menuliskan babak baru dalam sejarah klub mereka. Para penggemar setia Roma pun tengah menantikan kabar gembira ini, berharap bahwa tim kesayangan mereka dapat kembali meraih kejayaan seperti yang pernah mereka raih di masa lalu.

Atalanta Tundukkan AS Roma 2-0, Kokoh di Puncak Klasemen Serie A

penngbc – Dalam lanjutan Liga Italia 2024-2025, AS Roma harus mengakui keunggulan Atalanta dengan skor 0-2 di Stadion Olimpico, Selasa (3/12/2024) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat Atalanta semakin kokoh di puncak klasemen sementara Serie A.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Meskipun AS Roma mencoba untuk menguasai permainan, Atalanta berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-69 melalui gol yang dicetak oleh Marten de Roon. Gol ini berawal dari tendangan de Roon yang mengenai pemain belakang Roma dan mengubah arah, sehingga sulit bagi kiper Roma untuk mengantisipasinya.

Atalanta tidak berhenti di situ. Pada menit-menit akhir pertandingan, tepatnya di menit ke-85, Nicolo Zaniolo berhasil menggandakan keunggulan Atalanta dengan sundulan kepala yang memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Gol ini memastikan kemenangan 2-0 bagi Atalanta dan menambah penderitaan bagi AS Roma yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri.

Kemenangan ini menjadi yang kedelapan secara beruntun bagi Atalanta di Serie A musim ini. Dengan hasil ini, Atalanta semakin menempel ketat Napoli di puncak klasemen, sementara AS Roma harus puas berada di posisi yang lebih rendah dan semakin dekat dengan zona degradasi.

atalanta-tundukkan-as-roma-2-0-kokoh-di-puncak-klasemen-serie-a

Pelatih AS Roma, Claudio Ranieri, mengakui keunggulan Atalanta dan menyebut bahwa timnya harus segera bangkit untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya. “Atalanta bermain sangat baik dan pantas mendapatkan kemenangan ini. Kami harus segera memperbaiki performa kami dan fokus pada pertandingan berikutnya,” ujar Ranieri.

Sementara itu, pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, merasa puas dengan hasil ini dan mengapresiasi performa timnya. “Kami bermain dengan disiplin dan efektif. Kemenangan ini sangat penting bagi kami untuk terus bersaing di puncak klasemen,” kata Gasperini.

Dengan hasil ini, Atalanta semakin menunjukkan bahwa mereka adalah salah satu kandidat kuat juara Liga Italia musim ini. Sementara AS Roma harus segera bangkit dan mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi tantangan berikutnya di kompetisi domestik.

Atalanta berhasil mengalahkan AS Roma dengan skor 2-0 di Stadion Olimpico dalam lanjutan Liga Italia 2024-2025. Gol dari Marten de Roon dan Nicolo Zaniolo memastikan kemenangan kedelapan beruntun bagi Atalanta, sementara AS Roma semakin dekat dengan zona degradasi. Kemenangan ini menunjukkan bahwa Atalanta adalah salah satu kandidat kuat juara Liga Italia musim ini.