Brighton Singkirkan Chelsea dari Piala FA dengan Kemenangan 2-1, Mitoma Jadi Pahlawan

penngbc – Brighton & Hove Albion berhasil menyingkirkan Chelsea dari Piala FA setelah meraih kemenangan dramatis dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Amex Stadium, Brighton, pada Sabtu, 8 Februari 2025. Gol penentu kemenangan Brighton dicetak oleh Kaoru Mitoma di menit-menit akhir pertandingan.

Pertandingan ini berlangsung sengit sejak awal, dengan kedua tim saling jual beli serangan. Chelsea yang diunggulkan sebagai tim besar tampil menekan sejak menit pertama, namun Brighton berhasil meredam serangan The Blues dengan solid.

Brighton unggul lebih dulu di menit ke-25 melalui gol yang dicetak oleh Solly March. March berhasil memanfaatkan umpan matang dari Pascal Groß dan melepaskan tendangan keras yang tidak mampu dihalau oleh kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga.

Chelsea berusaha keras untuk menyamakan kedudukan dan akhirnya berhasil di menit ke-65 melalui gol yang dicetak oleh Kai Havertz. Havertz berhasil memanfaatkan kesalahan bek Brighton dan melepaskan tendangan keras yang menggetarkan jala gawang Brighton.

Namun, Brighton tidak menyerah dan terus menekan pertahanan Chelsea. Di menit ke-85, Kaoru Mitoma menjadi pahlawan kemenangan Brighton dengan gol indahnya. Mitoma berhasil melewati beberapa pemain Chelsea dan melepaskan tendangan kaki kiri yang tidak mampu dihalau oleh Kepa.

brighton-singkirkan-chelsea-dari-piala-fa-dengan-kemenangan-2-1-mitoma-jadi-pahlawan

Kemenangan ini membuat Brighton melaju ke babak selanjutnya di Piala FA, sementara Chelsea harus tersingkir dari kompetisi. Pelatih Brighton, Roberto De Zerbi, sangat puas dengan performa timnya dan mengapresiasi semangat juang para pemain.

“Kami bermain dengan sangat baik dan menunjukkan karakter yang kuat. Chelsea adalah tim yang tangguh, tetapi kami berhasil meraih kemenangan yang sangat penting,” ujar De Zerbi dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.

Di sisi lain, pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, mengakui bahwa timnya kecewa dengan hasil ini, tetapi ia tetap bangga dengan perjuangan para pemainnya.

“Kami bermain dengan baik, tetapi sayang sekali kami tidak bisa meraih kemenangan. Brighton pantas mendapatkan kemenangan ini. Kami akan belajar dari kekalahan ini dan terus berjuang di kompetisi lainnya,” kata Pochettino.

Dengan hasil ini, Brighton akan menghadapi lawan yang akan ditentukan kemudian di babak selanjutnya Piala FA, sementara Chelsea harus fokus di Liga Premier dan kompetisi lainnya. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa di sepak bola, segalanya bisa terjadi dan tidak ada yang tidak mungkin.

Trent Alexander-Arnold Bawa Liverpool ke Putaran 4 Piala FA dengan Tendangan Spektakuler

penngbc – Liverpool melaju ke putaran keempat Piala FA 2024/2025 setelah mengalahkan Accrington dengan skor 4-0 di Stadion Anfield, Sabtu (11/1/2025) malam WIB. Pertandingan ini menunjukkan dominasi Liverpool sejak awal, dengan perbedaan kelas yang sangat terlihat antara kedua tim.

Liverpool, yang memainkan pemain lapis kedua, berhasil menguasai permainan dengan persentase penguasaan bola mencapai 79% berbanding 21% milik Accrington. Liverpool menciptakan banyak peluang sepanjang pertandingan, dengan total 22 tembakan dan sembilan di antaranya mengarah ke gawang.

Dua gol Liverpool di babak pertama dicetak oleh Diego Jota pada menit ke-29 dan Trent Alexander-Arnold pada menit ke-45. Tendangan jarak jauh Alexander-Arnold yang fantastis menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Pemain berusia 26 tahun ini kini telah mencetak dua gol dalam tiga pertandingan terakhirnya di semua kompetisi.

trent-alexander-arnold-bawa-liverpool-ke-putaran-4-piala-fa-dengan-tendangan-spektakuler

Di babak kedua, Liverpool menambah keunggulan mereka melalui gol Jayden Danns pada menit ke-76 dan Federico Chiesa pada menit ke-90. Skor akhir 4-0 untuk kemenangan Liverpool ini memastikan mereka lolos ke putaran keempat Piala FA.

Pengundian putaran keempat Piala FA akan dilakukan seusai laga Arsenal vs Manchester United berakhir, Senin (13/1/2025) WIB. Pengundian akan dipandu oleh Kelly Somers, dibantu oleh Martin Keown dan Mark Schwarzer.

Pertandingan ini menunjukkan performa impresif dari Trent Alexander-Arnold, yang tidak hanya berperan sebagai bek kanan tetapi juga sebagai eksekutor tendangan bebas yang mematikan. Tendangan roketnya menjadi momen krusial yang membawa Liverpool ke putaran berikutnya di Piala FA.