Presiden Prabowo Ambil Langkah Darurat untuk 2.300 Buruh Sritex Terdampak PHK

penngbc – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat darurat dengan jajaran menteri terkait untuk menangani persoalan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Sebanyak 2.300 buruh terdampak PHK setelah perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara ini mengalami penurunan ekspor dan kesulitan likuiditas sejak kuartal IV 2024.

Langkah Strategis Pemerintah

Dalam rapat yang dihadiri Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Perindustrian, Menteri BUMN, dan Dirjen Pajak, Prabowo menginstruksikan tiga solusi prioritas:

  1. Pembentukan tim mediator antara serikat pekerja (SPN) dan manajemen Sritex untuk mengkaji ulang keputusan PHK.
  2. Insentif fiskal bagi Sritex berupa restrukturisasi pajak jika perusahaan membuka kembali lowongan kerja.
  3. Pelatihan ulang (reskilling) bagi buruh terdampak melalui program Kartu Prakerja Gelar 5.0 dengan fokus pada industri 4.0.

Tuntutan Serikat Pekerja

Ketua SPN Sritex, Aji Pratomo, mendesak pemerintah turun tangan: “PHK sepihak ini melanggar UU Ketenagakerjaan. Kami minta penghentian ekspor kapas mentah agar bahan baku lokal terserap.” Aksi protes buruh telah berlangsung selama 7 hari di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah.

presiden-prabowo-ambil-langkah-darurat-untuk-2-300-buruh-sritex-terdampak-phk

Analisis Ekonomi

Ekonom Universitas Indonesia, Faisal Basri, mengingatkan: “Sritex adalah gejala sistemik. Pemerintah harus evaluasi kebijakan impor tekstil China yang menggila sejak 2023.” Data Kementerian Perindustrian mencatat, 12 pabrik tekstil tutup dalam 6 bulan terakhir akibat kenaikan biaya listrik dan bahan baku.

Jalan Tengah yang Ditawarkan

  • Kemenaker mengusulkan skema part-time work dengan subsidi upah 50% dari APBN selama 6 bulan.
  • Kemenperin menjajaki opsi akuisisi saham Sritex oleh BUMN tekstil seperti PT. Industri Sandang Nusantara.

Respons Presiden Prabowo

Dalam konferensi pers, Prabowo menegaskan: “Lapangan kerja adalah hak konstitusional. Tidak boleh ada rakyat kelaparan karena krisis korporasi. Saya akan audit semua perusahaan yang melakukan PHK massal tanpa koordinasi dengan pemerintah.”

Dukungan Politik

Ketua DPR RI, Puan Maharani, mendukung langkah presiden: “Fraksi PDI-P siap menggodok revisi UU Cipta Kerja untuk memperketat aturan PHK.”

Optimisme Investasi AS di Indonesia: Pertemuan Produktif Prabowo dengan Pengusaha Amerika

penngbc – Presiden Prabowo Subianto hari ini menerima kunjungan lebih dari 50 pengusaha dari Amerika Serikat (AS) di Istana Negara, Jakarta. Pertemuan ini dihadiri oleh para pengusaha yang tergabung dalam Dewan Bisnis AS-ASEAN (US-ABC). Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani menyatakan bahwa para pengusaha tersebut sangat yakin dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.

Rosan mengungkapkan, “Bapak Presiden, kami sangat senang karena lebih dari 50 perusahaan dari AS datang ke Istana hari ini untuk bertemu dengan kami, karena mereka sangat yakin dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa mendatang.” Ia juga menambahkan bahwa sebagian besar dari mereka telah berinvestasi di Indonesia dan beberapa di antaranya bahkan menyatakan keinginan untuk lebih banyak berinvestasi di masa depan.

Pertemuan ini juga membahas berbagai isu penting, termasuk energi terbarukan medusa88. Beberapa perusahaan energi besar menyatakan minat mereka untuk berinvestasi dalam teknologi penangkapan karbon dan geotermal untuk mendukung target nol emisi Indonesia. Meskipun tidak ada kesepakatan resmi yang dicapai hari ini, diskusi ini dianggap sangat produktif.

optimisme-investasi-as-di-indonesia-pertemuan-produktif-prabowo-dengan-pengusaha-amerika

Rosan juga menyoroti pentingnya kepemimpinan Presiden Prabowo dalam memberikan kenyamanan kepada para investor. “Para pengusaha ini sangat yakin dengan kepemimpinan Presiden yang memberi mereka lebih banyak kenyamanan. Perjalanan Prabowo ke AS dua pekan lalu juga memberikan para pengusaha itu lebih banyak kenyamanan, terutama dengan pemerintahan yang baru,” ujar Rosan.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan sikapnya terhadap korupsi, yang ia sebut sebagai “kanker dalam ekonomi”. Ia menekankan bahwa tidak ada toleransi terhadap korupsi di semua tingkat dan bahkan mengundang para pengusaha untuk melaporkan langsung kepadanya jika menemukan masalah korupsi. Pesan ini disambut positif oleh para pengusaha yang hadir.

Pertemuan antara Presiden Prabowo dan para pengusaha AS ini menunjukkan optimisme yang tinggi terhadap masa depan ekonomi Indonesia. Para pengusaha AS tidak hanya yakin dengan potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia, tetapi juga berkomitmen untuk berinvestasi lebih banyak di berbagai sektor, terutama dalam energi terbarukan. Kepemimpinan Prabowo dan langkah-langkah konkret yang diambil pemerintah Indonesia dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif menjadi faktor utama yang mendorong minat investasi ini.